Mendalami Makna Ukhuwah

>> Minggu, 24 Oktober 2010

Dalam kehidupan menjalani hari-hari bersama tuntunan dan ajaran islam, sisi kehidupan manusia memang tidak pernah lepas dari tuntunan ajaran islam yang memperhatikan seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Tak ada yang lepas dari sentuhan islam. Sejarah Rosulullah dan sahabat telah mencerminkan kehidupan itu. Itulah sebuah persaudaran indah yang tiada duanya di muka bumi ini. Kisah nyata yang begitu membuat jiwa bergetar akan makna ukhuwah islamiyah yang sesungguhnya. Itulah kisah Muhajirin dan Anshor.

14 abad yang lalu, di saat dakwah islam muncul dan mulai bersemi di sumbernya kota Mekah Al-Mukarromah, hari demi hari dakwah Rosulullah menuai satu demi satu pengikut seiring juga dengan menuai banyak cercaan, penyiksaan dan ancaman pembunuhan. Sehingga mengharuskan mereka untuk meninggalkan kota Mekah tanpa bekal. Itulah syarat yang diajukan oleh orang-orang Qurays ketika itu: ”Silahkan tinggalkan Mekah, namun jangan pernah membawa secuil harta bendamu”. Iman adalah di atas segalanya, tak sebanding dengan sebanyak apapun kekayaan yang mereka tinggalkan. Itulah pilihan tepat dari generasi awal dakwah islam. Resiko kesulitan di dalam perjalanan hijrah adalah hal yang mesti mereka hadapi. Sehingga sampailah mereka menuju negeri Hijrah ’Yastrib’ sebutan nama kota Madinah Al-Munawwaroh ketika itu.

Wajah-wajah penduduk Anshor yang penuh kerinduan dan senyuman-senyuman mengembang tatkala terlihat debu-debu berterbangan dari kejauhan pertanda saudara-saudara mereka seiman akan segera tiba. Mereka akan bertemu dengan saudara-saudara mereka walau mereka sebelumnya tak pernah saling kenal, kota mekah yang berkarakter kota bisnis dan perdagangan berbeda jauh dengan kota madinah yang terkenal dengan kesuburan pertanian dan perkebunan kurmanya, membentuk karakter masyaratakat pun berbeda pula, kepribadian yang berbeda, bahasa pun memiliki lahjah-lahjah atau pengucapan yang berbeda walau sama-sama menggunakan bahasa arab. Namun mereka melupakan semua itu. ”Kalian adalah saudara-saudara kami, kami adalah saudara-saudara kalian”, itulah semboyan-semboyan mereka.

Rasa kebersamaan atas dasar iman dan kesatuan perjuang menjadikan orang-orang yang bergabung di dalamnya betul-betul saling mencintai karena Allah, rela berkorban, tanpa pamrih, saling menopang dan melakukan apa saja untuk menggapai redho Allah, tidak untuk yang lain. Karena ada sesuatu yang ingin mereka persembahkan kepada Allah secara bersama-sama. Berupa amal sholih, yang diinginkan hanyalah ganjaran di akherat kelak berupa surga-Nya semata.

”Dan sesungguhnya ganjaran di akherat adalah lebih baik dan lebih kekal”. (Al-a'la: 17)

"Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan ganjaran bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. Hud: 115)

Bila iman telah tertanam, orang lain yang jauh pun bisa menjadi saudara dekat. Ukhuwah, persaudaraan yang dibangun atas dasar iman, memang tak kenal batas. Apalagi ras, suku, bahkan negara. Betapa banyak orang yang tak punya hubungan darah dan kerabat. Tetapi menjadi saudara lantaran iman yang menyatukan hati mereka. Iman memang bisa mengubah segalanya, bermula dari hati, segala akan bisa berubah. Begitulah perubahan pribadi yang dialamai sahabat rosulullah saw.

Kisah yang tak pernah terlupakan.., tatkalah satu demi satu sahabat muhajirin dipersaudarakan dengan kaum anshor: Ja’far bin Abi Tholib dipersaudarakan dengan Zaid bin Haritsah, Abu Bakar ash-Shiddiq dengan Khorijah bin Zuhair, Umar bin Khottob dengan ’Utbah bin Malik dan Abdurrahman bin Auf dengan Saad bin Robi’. Satu demi satu pula kaum muhajirin menempati rumah sahabat anshor, perasaan bahagia dan bangga tanpa rasa beban sedikitpun menghiasi wajah-wajah masyarakat anshor. Menyediakan tempat tinggal untuk saudara-saudara mereka, menyediakan makan dan minum buat saudara mereka walaupun seadanya, walau sebenarnya mereka sendiri membutuhkan. Bukan karena unsur apa-apa. Namun hanya karena iman dan rasa persaudaraan yang mendalam mengharapkan keridoaan Allah semata. Dengan sikap mereka ini maka Allah memuji mereka di dalam Al-Quran surat Al-Hasyr ayat 9.

”Dan orang orang yang menempati kota madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum kedatangan mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan oleh mereka (orang muhajirin). Dan mereka mengutamakan orang-orang muhajirin di atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka memerlukan apa yang mereka berikan itu. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Sebuah pujian yang layak buat mereka. Alangkah indahnya sebuah pujian yang datang langsung dari Sang Pencipta alam semesta. Ini dikarenakan sebuah sifat yang mulia yaitu ”al-itsar” atau mengutamakan kepentingan orang lain diatas keperluan diri sendiri.

Abu Hurairoh meriwayatkannya dengan menyebutkan :

”Sesungguhnya di dalam surga ada tiang dari permata yakut, di atasnya ada kamar-kamar indah, terdapat pintu yang terbuka dan bisersinar seperti bersinarnya bintang-bintang. Kami bertnya: "Ya Rosulullah, siapa yang tinggal di dalamnya? Rosulullah menjawab: "Mereka orang-orwang yang saling mencintai karena Allah, saling duduk karena Allah, saling bertemu karena Allah. (HR. Al-Bazzar)

Di dalam hadist Qudsi Allah swt berfirman :

“Pasti mendapatkan cinta-Ku orang-orang yang saling berkorban karena-Ku, orang-orang yang saling mencintai karena Aku, orang-orang yang saling berkorban karena Aku, dan orang-orang yang saling membela karena-Ku.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Al-Hakim, ia men-shohihkannya)

Imam Muslim meriwayatkan dalam shohihnya sebuah Hadist Qudsi :

Sesungguhnya Allah ta’ala berfirman pada hari kiamat : “Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena kemuliaan-Ku. Hari ini Aku menaungi mereka di dalam naungan-Ku pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Ku.”

Itulah ganjaran yang dijanjikan buat mereka yang saling mencintai karena Allah, saling membantu hanya karena Allah, saling bersaudara karena Allah.

Suatu hari seorang sahabat rosulullah Abu Tholhah dan istrinya belum sedikitpun mencicipi makanan. Rasa lapar mendera perut mereka. Siang itu Abu Tholhah memang tidak mendapatkan cukup makanan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Seperti hari biasanya, sudah sangat sering hal itu terjadi. Ketika senja tiba Rosulullah kedatangan seorang tamu. Rosulullah menanyakan kepada istrinya Aisyah, ”Apakah kita mempunyai sedikit makanan untuk menjamu tamu kita”? Aisyah menjawab : ”Kita tidak punya apa-apa wahai Rasulullah”. Lalu Rosulullah menanyakan kepada istri-istrinya yang lain. Namun jawaban mereka seperti halnya juga jawaban Aisyah ra. Lalu Rosulullah bertanya kepada para sahabatnya: ”Siapakah yang bersedia menjamu tamuku pada malam hari ini?”

Tanpa menunggu-nunggu ada di antara para sahabat yang mengangkat tangan mengatakan kesediaan mereka. Seorang sahabat mengatakan: ”Saya Wahai Rosulullah”. Ia Abu tholhah ra. Lalu setelah sholat isya Abu Tholhah pulang bersama tamunya. Ketika tiba di rumahnya Abu Tholhah meminta istrinya untuk menyiapkan makan malam. Dengan sedih istrinya menjawab : ”Kita tidak punya apa-apa wahai suamiku kecuali sedikit makanan untuk anak kita”. Setelah Abu tholhah berpikir sejenak ia berkata kepada istrinya: ”Tidurkan anak kita, lalu siapkan makan malam buat tamu kita, ketika akan makan, lalu padamkanlah lampu”. Ketika tamu Abu Tholhah akan makan, lampu dipadamkan lalu Abu Tholhah mengecap-ngecapkan mulutnya seakan ikut makan bersama tamunya. Setelah makan lalu Abu Tholhah mengantarkan tamunya untuk beristirahat.

Begitu shubuh tiba mereka sholat shubuh berjamaah di masjid Nabawi, ketika melihat Abu tholhah Rosulullah tersenyum lalu berkata: ”Wahai Abu Tholhah Sesungguhnya Allah amat kagum melihat apa yang telah engkau perbuat tadi malam”.

Sebuah perbandingan dan wujud keimanan seorang kepada Allah dan keimanannya kepada hari akherat adalah tatkala ia mampu memberikan pelayanan yang terbaik dan menghormati tamunya. Itulah sebuah timbangan yang Rosulullah sampaikan, di dalam Shohih Bukhori dan Shohih Muslim. Dari Abu Hurairoh ra Rosulullah bersabda: ”

“Barang siapa yang meringankan satu penderitaan dari seorang mukmin di dunia Allah akan meringankan beban penderitaannya di akherat. Siapa yang memudahkan kesusahan orang di dunia, Allah akan mudahkan kususahannya di dunia dan akherat. Siapa yang menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, jika ia menolong saudaranya. (HR. Muslim)

Itulah keindahan islam, keindahan islam akan tampak jika kaum musliminnya benar-benar melaksanakan tuntunan agamanya. Moment yang saat ini kita rasakan, yang kita pada saat bersamaan adalah pelakunya. merupakaan kesempatan emas untuk menuai janji-janji Allah tersebut. Allah telah pilihkan kampung halaman kita menjadi tempat berkumpul tamu-tamu mulia kita, keberakahan mengalir kita rasakan bersama kehadiran saudara-saudara kita tercinta. Masjid kita menjadi semakin semarak, keakraban terjalin, rasa saling menghargai dan memuliakan menghiasi rutinitas hari-hari kita.

Allah swt berfirman:

”Tolong menolonglah dalam dalam kebaikan dan ketakwaan dan janganlah tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.”

Semoga Allah senantiasa mencurahkan rahmat dan kasih sayang-Nya, melimpakan keberkahan kepada kita semua. Mempertautkan hati-hati kita sehingga menjadi hamba-hamba-Nya yang bersaudara. Setelah itu kita cuma berharap kepada Allah agar menguatkan ikatan hati ini untuk saling bekerjasama dalam kebaikan dan ketaatan. Mengumpulkan jiwa-jiwa kita menjadi jiwa-jiwa yang lembut penuh kecintaan dan kasih sayang. Sehingga mendapatkan surga yang Allah janjikan di akherat untuk mereka yang saling mencintai karena Allah, tidak ada keindahan yang lebih kita inginkan dari kebersamaan dan berkumpul di surga Allah di akherat kelak. Amiin ya rabbal ’alamin..

Oleh: H. Zulhamdi M. Saad, Lc

12 komentar:

kisah abu nawas Minggu, 24 Oktober, 2010  

ukhuwah ini harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Yu-dY`s z√łne™ Minggu, 24 Oktober, 2010  

salam ukhuwah...

Photo Fun Sabtu, 30 Oktober, 2010  

yuup ituu pasti biar aman damai sentosa laaahhh, tapi kayaknya sekarang sudah sangat pudar . . . .

BTW
Request Tukar link boleh? Punya ente dah saya taruh di halaman "Tukar Link "

Mohon bersedia tukar link . . . thank u ^_^

madu3 Sabtu, 01 Januari, 2011  

Ikutan ah...
Salam kenal Sobat. Nih aku ada solusi untuk Menjadi nomor satu di GOOGLE

Fadil.Aidid Senin, 21 Maret, 2011  

Postingan ini sangat bermanfaat sekali sob...

Outbound di Malang Kamis, 14 Juni, 2012  

kunjungan gan .,.
saat kau kehilangan arah ingatlah masih ada yang menolong mu
dan tetap berdoa mengharap untuk menemukan jalanmu.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

obat kencing manis Jumat, 30 November, 2012  

subhanalloh..informasi yang menarik

Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia Kamis, 31 Januari, 2013  

Izin nyimpen ya brother Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia

Obat sakit kepala menahun Senin, 02 Juni, 2014  

Terimakasih banyak gan atas informasi yang telah disampaikannya

cynthia chaniago Sabtu, 18 Oktober, 2014  

nice post sob..
article yang menarik,saya tunggu article berikutnya yach.hehe..
maju terus dan sukses selalu...
salam kenal yach...
kunjungi blog saya juga ya sob,banyak tuh article2 yang seru buat dibaca..
agen situs poker online indonesia uang asli,poker online terpercaya dan teraman...
http://chaniaj.blogspot.com/ dan situs kesayangan kami http://oliviaclub.com
serta sites.google kebanggaan kami https://sites.google.com/site/pokeronlineterpopuler/
di oliviaclub.com poker online uang asli terbaik di indonesia dengan teknologi teraman dan tercanggih.
main dan ajak teman anda bergabung dan dapatkan 20% referral fee dari house commision untuk turnover teman ajakan anda...

luceline chandra Rabu, 21 Januari, 2015  


poker terbaik saat ini yang memberi anda pelayanan puas
mentaripoker situs poker online pertama anti bot anti admin dan cheating
http://referral.mentaripoker.com/ref.php?ref=KARO
situs Judi poker online terbaik di indonesia resmi dan terpercaya, dengan bonus referal 20%,teraman tercanggih dengan proses deposit withdraw
BONUS Special kami melakukan Withdraw + BONUS 10%
Deposit 3x BONUS 10%
Hubungi Livechat kami

sherlina halim Minggu, 21 Juni, 2015  

Pengen yang lebih seru ...
Ayo kunjungi www.asianbet77.com
Buktikan sendiri ..

Real Play = Real Money

- Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
- Bonus Mixparlay .
- Bonus Tangkasnet setiap hari .
- New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
- Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
- Cash Back up to 10 % .
- Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
- YM : op1_asianbet77@yahoo.com
- EMAIL : asianbet77@yahoo.com
- WHATSAPP : +63 905 213 7234
- WECHAT : asianbet_77
- SMS CENTER : +63 905 209 8162
- PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

Salam Admin ,
http://asianbet77.com/

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar, kritik ataupun saran anda pada kolom dibawah ini.

Perhatian!!!
Dilarang menyisipkan kata-kata yang mengandung unsur pornografi.

Terimakasih... (^_^)

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Mengenai Saya

Foto saya
Serang, Banten, Indonesia
Hidup itu tidak sulit, tapi jangan dipersulit dengan hal-hal yang sebenarnya tidak begitu menyulitkan...

  © BangDeni

Back to TOP